Pengalaman Nabil Mengikuti Workshop bersama Julia Ocker dari Filmbilder Jerman & Produksi Animasi & Studio Aniwayang

Pengalaman ini ditulis oleh M. NABIL SHIDQI BAGAREZKY (mahasiswa Prodi Produksi Film dan Televisi Universitas Widyatama angkatan 2023 yang terpilih sebagai peserta magang program Riau Riung yang diselenggarakan oleh Goethe Institut Bandung.)

03 september 2025 Perkenalan & pertemuan pertama 

Saya kaget kalau yang diterima itu cuma satu mahasiswa per kampus besar di bandung dan belajar dalam animasi itu banyak trial and error pas di masa pra produksi 

12 september 2025 Workshop online dan perkenalan dengan storyboard animasi. 

Waktu workshop bersama Julia Ocker, kami di ajarkan apa itu storyboard animasi sama belajar bedanya storyboard buat film sama animasi.

22 september 2025 Workshop dengan Aniwayang di Goethe Institut bandung dan belajar tentang cara membuat storyboard animasi.

Kami pertama kali bertemu sama creator Aniwayang dan teman-teman di Goethe Institut, kita juga belajar cara membuat storyboard animasi sama apa bedanya animasi biasa sama animasi desa timun, karena desa timun menggunakan teknik wayang, jadi pembuatan storyboard nya juga beda dari pembuatan storyboard animasi biasa, jadi selama membuat storyboard harus memikirkan karakteristik dari wayang, dari cara bergerak sama artikulasi badannya 

26 September 2025 Workshop online dan belajar tentang cara membuat animatic berdasarkan storyboard yang sudah di buat.

Kami diajarkan cara membuat animatic dari storyboard yang sudah di buat sama cara clean up animatic yang benar, kita juga belajar kalau pace dari animasi anak anak itu lebih cepat dari pace film 

Masa inkubasi & Syuting di Kantor Aniwayang di Tangerang 

29 September – 1 Oktober 2025 Proses produksi episode special Aniwayang: Teman dari Jerman. 

Selama produksi, kami di ajarkan buat jadi dalang sama cara bikin wayang lebih ekspresif, kita juga kaget kalau proses produksi di aniwayang ini sangat sehat, karena cuma merekam wayang nya aja jadi kru boleh ngobrol sama nyanyi nyanyi selama take, terus kalau sudah on cam, kalau ada kesalahan, kamera terus keep roll sampe dapet gerakan yang pas, bahkan kalau kamera sudah take selama lebih dari 4 menit, kamera tetap roll, terus untuk wayang nya sudah di pasang ekspresi yang sering di pakai di shot yang akan di take supaya proses prost pro lebih mudah, selama syuting camper sama clapper itu cuma 1 orang, soalnya kamera setelah cam roll bisa di tinggal sampai sutradara bilang cut. 

2 Oktober – 3 Oktober 2025 Workshop Post production.

Kami Diajarkan cara meng-animasi ekspresi muka karakter sama teknik teknik cara membuat mukanya natural, kita juga diajarkan cara meng tracking muka wayang nya menggunakan plug-in Mocha di after effects, sama diajarkan cara meng-setting motion blur biar muka nya lebih menyatu sama badan wayang nya.

3 Oktober 2025 Kunjungan ke Studio Toge Production & Busy Beaver Studio

Setelah selesai workshop kita diajak untuk ikut kunjungan ke salah satu studio game terkenal di indonesia yaitu Toge Production, di sana kita sharing tentang game, film & animasi, kita juga sharing tentang industri, sama melihat workflow pembuatan game, kita juga berkunjung ke studio yang baru mulai, yaitu Busy Beaver Studio, disana kita bisa lihat proses pembuatan game yang masih di tahap alpha (prototype), orang orang dari Toge Production & Busy Beaver Studio juga ikut berkunjung ke studio Aniwayang, disana kita ikut menjelaskan proses produksi animasi Desa Timun. 

4 Oktober 2025 Menonton pagelaran wayang Desa Timun 

Disana kami pertama kali melihat pagelaran wayang desa timun, kita juga kenalan sama sharing sama dalang dalang dari Aniwayang, disana kita kagum sama cara dalang dalang dari Aniwayang memainkan wayang nya yang 180 derajat berbeda dengan cara kita main wayang waktu masih produksi, dan kita juga kagum dengan cara mereka meng-entertain anak anak dan membuat anak anak ingin nonton lagi. 

6 Oktober – 17 Oktober 2025 Post-Production 

Saat post pro, kru kru dari aniwayang tetap meng guide dan membantu kami pada saat pengerjaan, dari kesalahan pada saat meng-animasi wajah, sampai kesalahan pada saat tracking, pada saat post pro, kami hanya mengerjakan animating dan compositing, jadi untuk offline dan online editing kru dari Aniwayang yang handle 

22 November 2025 Screening di Goethe-Institut Bandung

Selama screening, kita membantu untuk menyiapkan lokasi sama memberikan activity sheet untuk anak anak, kita juga sangat puas dengan hasil akhir dari episode special yang kami buat, banyak aspek yang jauh di atas ekspektasi. Kesimpulan: Selama workshop, nabil terus di ajarkan sama di tuntun untuk membuat storyboard sama animatic sampai sesuai dengan standar mereka, nabil juga sangat suka sama cara mereka untuk memberi materi sama cara mereka untuk membuat kita jadi akrab. Selama masa inkubasi, nabil belajar banyak tentang proses produksi animasi desa timun, dari cara menjadi dalang, cara menyiapkan wayang wayang untuk syuting, cara mensetting kamera, cara meng-animasi wajah dan tracking. nabil juga belajar kalau animasi desa timun itu tidak butuh banyak kru, 5 orang saja sudah sangat cukup untuk produksi. Selama post pro nabil belajar untuk membuat animasi ekspresi wajah dan tracking, cara mengulik jika ada kesalahan tracking, dan banyak melakukan trial and error sampai hasilnya sesuai dengan standar aniwayang, dan selama screening, semua keringat dan jerih payah yang nabil keluarkan selama inkubasi dan workshop benar benar terbayar, melihat anak anak dan penonton tertawa benar benar menjadi sebuah kebanggaan.