Visiting Lecturer Dosen Tel-U, Sampaikan Materi Penerapan Invisible Technique dalam Pembuatan Film

BANDUNG, FTV WIDYATAMA.AC.ID – HALO SOBAT FTV! Selasa (20/10/2026) Prodi FTV Widyatama Kedatangan Dosen tamu dari Prodi Broadcasting Content Digital Universitas Telkom, Dr. Freddy Yusanto, S.Sos., M.Ds dalam rangka mengimplementasikan  Visiting Lecturer, Program Kerjasama Tridharma Pertukaran Dosen Mengajar antara kedua kampus di kota Bandung tersebut.

Pada kesempatan ini, Dr. Freddy Yusanto membagikan materi mengenai Invisible Technique : Seni Menghilangkan Jejak Kamera dalam Sinematografi Klasik. Menurutnya, saat membuat film dengan adegan yang sangat lama, kita tidak bisa mengambil gambar dengan hanya 1 kali saja. Sebuah adegan yang benar harus dibangun dari observasi yang nyata. “Observasi itu penting. Suasana dan atmosfer apa yang akan kita tangkap” ujarnya.

Salah satu poin yang ia tekankan Dr. Freddy adalah System Continuity. Menurutnya, menjadi seorang pembuat film harus memikirkan bagaimana cara menjaga kelancaran alur visual agar mendistraksi penonton. Salah satunya menjaga Continuity gerakan, Continuity Wardrobe, Continuity property.

Lalu, apa maksud dari Invisible Technique itu sendiri?

Dr. Freddy menjelaskan, Invisible Technique adalah bagaimana cara pengambilan gambar dapat mensupport alur adegan tanpa terasa mengganggu penonton. Scene yang dikumpulkan akan menjadi Sequence, Sequence yang telah terkumpul akan menjadi sebuah film. Jika dalam pembuatan film ada scene yang hilang ceritanya akan berbeda, ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap gerakan kamera harus ada motivasi. Inilah yang disebut filosofi dan motivasi. Jika dalam gerakan kamera tidak ada motivasi, secara perlahan akan menghancurkan imersi penonton. Dengan seketika mereka akan tersadar dengan eksistensi alat canggih dan kru di lokasi syuting.

Tak lupa Ia juga memberikan tips praktis, jika adegannya sudah ramai, maka kameranya yang harus diam, sebaliknya jika adegannya diam dan membosankan maka pengambilan gambar dan angle kamera yang harus bekerja agar lebih dinamis. “Membuat film itu multidisipin, tidak bisa hanya mengandalkan Cuma satu Teknik saja”. Pungkasnya

Selain itu juga, Dr Freddy membahas mengenai 180-Degree Rule. Dalam kontinuitas ruang kamera tidak boleh menyebrangi garis imajiner antar karakter yang sedang berinteraksi. Jika dilanggar akan mengalihkan fokus dari cerita ke kebingungan visual.

Perjalanan Karir Dr. Freddy Yusanto

Sebelum menjadi dosen seperti saat ini, Dr. Freddy sudah meniti karir nya selama hamper 30 tahun. Perjalanan nya dimulai dengan menjadi Asst Cameramen (ODP Division Indosiar), Studio Head (Bontang West Kalimantan), Production Manager (AdValue), Spv Post Pro (Red Rocket Animation), Spv Post Pro (MQTV), Operational Manager (MQTV), Griya Produksi Garisdepan (Owner), Kaprodi Ilmu Komunikasi Tel-U, Wakil Dekan 1 FKS dan terakhir sebagai Dosen di prodi Digital Content Broadcasting.

Dr. Freddy mengungkapkan rasa senangnya karena mendapat kesempatan untuk mengajar Mahasiswa FTV Universitas Widyatama.

“Senang sekali berkesempatan mengajar dan berdiskusi seputar Sinematografi bersama teman-teman FTV Universitas Widyatama. Membahas Invisible Camera Technique jadi terasa seru karena respons mahasiswa yang begitu aktif dan positif. Terima kasih banyak untuk Ibu Dela dan Pak Kenmada atas ruang kolaborasi yang menyenangkan ini!”. Ujar Dr. Freddy

Sementara itu, Dosen Universitas Widyatama Della Dwinanti Sumpena, S.T.Sn., M.Sn. selaku Dosen Sinematografi juga memberikan tanggapannya mengenai kegiatan Visiting Lecture.

Ia mengatakan “Kegiatan visiting lecture hari ini sangat menarik dengan kehadiran Pak Freddy di kelas sinematografi, memberi wawasan terkait invisible technique, dan pentingnya motivasi gambar dalam bahasa visual. Terima kasih Pak Freddy, semoga ke depannya bisa berkolaborasi dalam pembuatan karya.”pungkasnya

Dengan pertukaran dosen ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antar kampus serta memberikan manfaat bagi mahasiswa atas ilmu yang diberikan.  Juga meningkatkan Pendidikan yang lebih berkualitas.***LORA