Tim Prodi FTV Shooting wawancara disabilitas

Digandeng The Local Enablers Research, Prodi FTV Widyatama Produksi Film Dokumenter Potret Disabilitas Angkatan Kerja di Kota Bandung

BANDUNG, PRODI.FTV.WIDYATAMA.AC.ID – Halo Sahabat FTV. Dalam rangka mengimplementasi koloborasi dengan berbagai stakeholder, Prodi FTV FISIP Widyatama bersama tim Lingkar Riset Inklusif The Local Enablres Research atau TLEĀ  Research, baru baru ini mengerjakan proyek produksi film dokumenter tentang potret disabilitas angkatan kerja di kota Bandung.

Proyek produksi film dokumenter tersebut melibatkan dosen semua Prodi FTV Widyatama dan sejumlah mahasiswa angkatan 2020, yang sekaligus sebagai ajang mempraktekkan mata kuliah Film Dokumenter. Pada proyek tersebut, Kaprodi FTV Kenmada Widjajanto,S.Sos.,M.Ikom berperan sebagai produser sekaligus sutradara film, yang dibantu dosen mata kuliah Film Dokumenter Della Dwinanti Sumpena, S.T.Sn.,M.Sn dan Ibrahim Adi Surya, S.Sn.,M.Sn yang berperan sebagai music director.

Foto : Wawancara dgn disabilitas netra (FTV Channel)

Proses produksi film dokumenter diawali shooting di Sentra Wyata Guna di Jalan Pajajaran Bandung, sebuah Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial yang menjalankan fungsi sebagai pusat pelatihan kerja bagi kaum disabilitas. Proses shooting di Wyata Guna berlangsung selama dua hari dimana tim produksi melakukan pengambilan gambar dan wawancara dengan sejumlah disabilitas dan pengelola Sentra Wyata Guna. Proses shooting dilanjutkan pada hari ketiga dengan melakukan pengambilan gambar dan wawancara komunitas disabilitas DILANS (Disabilitas dan Lansia) yang melalukan perjalanan tour ke Kota Baru Parhyangan dengan menggunakan bis Trans Bandung dari Alun-Alun Kota Bandung. Perjalanan tur tersebut merupakan cara komunitas DILANS mencoba bis angkutan umum yang telah dimodifikasi menjadi ramah bagi kaum disabilitas.

Foto : Tim Prodi FTV Widyatama sedang mempersiapkan shooting di Sentra Wyata Guna (FTV Channel)

Produksi film dokumenter tentang disabilitas tersebut merupakan bagian dari proyek riset tim TLE Research, yang didasari atas sejumlah persoalan yang membelit kaum disabilitas angkatan kerja. Menurut analisa tim TLE Research, kondisi kaum disabilitas secara umum seringkali mendapatkan stigma tertentu yang secara sosial kurang pantas. Bahkan tidak jarang beberapa dari mereka mendapatkan tindakan represif yang cenderung memarjinalkan atas keberadaan mereka. Bahkan hal itu terjadi pada saat mereka menginjak usia produktif atau memasuki usia angkatan kerja.

Angkatan kerja disabilitas yang bekerja pada sektor formal memang cukup rendah, bahkan meski kita melihat secara kasat mata. Banyak variabel yang membuat teman-teman disabilitas belum bisa turut berkarya pada ranah pekerjaan formal. Mulai dari kondisi & kemampuan para disabilitas itu sendiri, infrastruktur umum hingga kondisi para penyedia lapangan kerja.Namun di saat bersamaan, banyak sekali pelatihan kerja pada disabilitas yang diarahkan pada pekerjaan sektor formal, yang di hilir justru cukup populer terutama di perkotaan, seperti pelatihan barista, Industri laundry hingga teknisi bengkel.

Untuk itulah menurut TLE Research perlu ditampilkan profil sekaligus gambaran mengenai kegiatan para disabilitas yang sedang bekerja dengan disertai penyampaian harapan dan keinginan mereka serta dari simpul-simpul yang menaungi mereka, dengan harapan tayangan ini dapat disebarluaskan sehingga dapat berdampak meningkatnya kesadaran terhadap para disabilitas terampil yang memiliki impian bekerja namun terkendala kondisi penyedia lapangan kerja.

Pembuatan film dokumenter sendiri pada akhirnya bertujuan sbb :

  1. Meningkatkan kesadaran para penyedia lapangan kerja terhadap keberadaan para angkatan kerja disabilitas yang terampil dan potensial turut berkarya di industri mereka.
  2. Memperluas wawasan tentang angkatan kerja disabilitas.
  3. Memperdalam pola angkatan kerja disabilitas dari hulu ke hilir.
  4. Mendalami sudut pandang lain dari berbagai simpul pemangku kepentingan.
  5. Memperluas jejaring Universitas Widyatama dengan simpul-simpul peneliti & pemberdayaan di Kota Bandung.
  6. Mengimplementasikan kurikulum Kampus Merdeka pada tataran sosial masyarakat langsung.

Rencananya, produksi film dokumenter tentang potret disabilitas angkatan kerja di kota Bandung ditargetkan selesai pada bulan November 2022. ***Redaksi FTV